Minggu, 08 Desember 2013

6 Fakta Menarik yang Tersembunyi di Balik Mimpi



Ketika tidur, semua orang pasti pernah bermimpi. Entah itu mimpi buruk atau mimpi yang menyenangkan. Namun, sebenarnya mimpi tak hanya sebatas bunga tidur seperti yang dikatakan banyak orang. Sebab, ada fakta-fakta menarik di balik mimpi.

Dilansir Huffington Post, Sabtu (7/12/2013), berikut ini enam fakta menarik yang tersembunyi di balik mimpi:

1. Sebagian besar mimpi tidak terlalu menyenangkan
Sebuah penelitian di tahun 2008 menegaskan bahwa mimpi adalah bias negatif. Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa mimpi cenderung jadi menakutkan karena pada dasarnya seseorang sedang mempersiapkan usaha agar bisa bertahan hidup guna mengantisipasi kenyataan hidup yang ada.

"Pada dasarnya, mimpi yang sebenarnya adalah mimpi buruk sebab kita dipengaruhi oleh ancaman yang kita khawatirkan dalam hidup, bahkan ketika tidur," jelas dr Ross Levin, psikolog dan spesialis gangguan tidur di Yeshiva University, New York City.

2. Mimpi bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan
Studi terbaru menunjukkan bawa mimpi buruk kadang terkait dengan kondisi jantung dan migrain. Bahkan, dr Patrick McNamara, ahli saraf di Boston University Medical School mengatakan bahwa infeksi pada tubuh bisa meningkatkan jumlah gelombang tidur.

"Sehingga tidur kita jadi terlambat dan lama-kelamaan saat tidur kita juga dipengaruhi kesadaran hingga menyebabkan mimpi yang 'nyata' dan halusinasi yang aneh," kata Patrick.

3. Mimpi basah juga dialami wanita
Meskipun banyak penelitian yang menemukan bukti bahwa pria mencapai orgasme selama bermimpi, wanita pun mengalami hal itu. Penelitian tahun 1986 terhadap mahasiswa, menemukan bahwa 37 persen wanita mengalami orgasme nokturnal (orgasme saat bermimpi).

4. Mimpi bisa melumpuhkan Anda meski sesaat
Selama fase tidur rapid-eye movement (REM), otot akan menjadi lumpuh meskipun terkadang ada orang yang bermimpi melakukan kegiatan seperti berlari atau melompat. Penelitian telah menunjukkan bahwa dua sistem kimia otak yang kuat bekerja sama untuk melumpuhkan skeletal otot selama tidur REM.

5. Saat bermimpi penglihatan lebih baik daripada pendengaran
"Mimpi cenderung bersifat lebih visual dari pendengaran sebab pendengaran pun harus dirangsang dengan sentuhan. Sehingga, mayoritas kemampuan yang digunakan saat bermimpi adalah melihat," kata dr Robert Stickgold dari Harvard Medical School.

6. Kita semua bermimpi setiap malam
Anda mungkin tidak terlalu ingat mimpi Anda tapi para ilmuwan mengatakan bahwa setiap orang bermimpi di beberapa titik saat tidur. Anda hanya bisa tidak bermimpi ketika mengalami gangguan di otak atau akibat beberapa penyakit.


Sumber: Detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.