Minggu, 29 September 2013

4 Hal di Social Media yang Bisa Buat Suami Istri Bertengkar

img


Di era teknologi saat ini, social media menjadi alat penting untuk menunjukkan eksistensi dan berhubungan dengan banyak orang. Namun, di balik manfaatnya, Facebook, Twitter, Instagram atau Path bisa berdampak buruk pada kehidupan pernikahan. 

Hanya karena social media banyak pasangan suami istri bertengkar, parahnya lagi mereka sampai bercerai. Inilah lima hal di social media yang bisa memicu pertengkaran. 

1. Membeberkan Masalah Lewat Status
Social media sering disalah gunakan sebagai tempat curhat. Padahal banyak orang yang bisa membacanya dan jadi mengetahui bahwa Anda sedang memiliki masalah. Mengumbar masalah dalam pernikahan lewat media sosial tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan bisa menambah masalah. Suami bisa kesal bila istrinya yang sedikit-sedikit update tentang masalah rumah tangga. 

2. Tag Foto dengan Mantan Kekasih
Melihat kebersamaan Anda dengan mantan kekasih, bisa jadi hal yang tidak disukai oleh suami. Hal serupa juga berlaku pada Anda. Anda tentu juga akan terbakar cemburu saat melihat foto suami bersama eks kekasihnya. Untuk Anda yang merasa sulit untuk melakukan un-tag pada foto dengan mantan kekasih, coba tanyakan pada diri sendiri, 'apakah memang Anda mau memanaskan suasana?' dan 'apa tujuan Anda melakukan itu'.

3. Friend Request dari Mantan Kekasih
Sebaiknya bila ada Friend Request atau difollow mantan kekasih sebaiknya tidak usah diterima. Hal serupa juga berlaku untuk pasangan Anda. Kenapa demikian? Begitu Anda membuka pintu itu, Anda bisa jadi membuat keputusan yang salah. Anda bisa saja tergoda kembali ke masa lalu.

4. Stalking
Anda mungkin penasaran dengan mantan kekasih suami Anda dan mulai mengintip akun-akun social media miliknya. Rasa penasaran itu bisa berubah menjadi kecemburuan. Meski tidak menemukan hal yang aneh, tapi Anda bisa saja jadi kesal. Entah karena Anda merasa mantannya lebih cantik atau sukses. Perasaan insecure pun meningkat. Ini bisa berakhir menjadi pertengkaran.


Sumber: Wolipop

Kamis, 26 September 2013

Sabun Batang, Sabun Cair, atau Hand Sanitizer yang Paling Sehat?



Di zaman dengan teknologi yang demikin maju seperti saat ini, berbagai jenis pencuci tangan dijual di pasaran. Ada sabun yang bentuknya 'klasik' berupa batangan, sabun cair, hingga hand sanitizer yang tak memerlukan bilasan air.Mana yang paling efektif membersihkan tangan dari bakteri?

dr Wani Devita Gunardi, SpMK, ahli mikrobiologi Eka Hospital, menjelaskan perbedaan ketiga jenis sabun tersebut. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers Lifebuoy dan Eka Hospital bertajuk 'Pecahkan Rekor MURI Cuci Tangan Pakai Sabun Siswa SD Terbanyak di Indonesia'. Acara ini digelar di ruangan Paseo lantai 39, Sinar Mas Land Plaza, Jl M.H Thamrin No 51, Jakarta, Kamis (26/9/2013). 

"Sabun batang memang tidak selalu diletakkan di tempat tertutup, sehingga banyak penelitian yang menemukan ada bakteri yang menempel di permukaannya. Kalau sabun cair memang lebih higienis, karena tidak terkontaminasi bakteri dari luar," jelas dr Wani.

Ia menambahkan hand sanitizer hanya boleh digunakan jika tangan tidak tampak kotor. Apabila kotoran pada tangan cukup tebal hingga dapat terlihat, dr Wani menyarankan sebaiknya mencuci tangan pakai sabun.

Pada kesempatan tersebut, dr Wani juga menjelaskan bagaimana mengeringkan tangan yang efektif. Menurutnya, mengeringkan tangan menggunakan mesin pengering tangan ataupun tisu sama baiknya. Yang harus diperhatikan adalah memastikan tangan benar-benar kering.

"Menggunakan mesin pengering tangan boleh, asal benar-benar kering. Kalau masih basah, mungkin masih ada bakteri, dan risiko 'tertempel' bakteri lain juga lebih besar lagi," ucap dr Wani.


Sumber: Detik

Rabu, 25 September 2013

33 Ide Rumah Yang Luar Biasa

1. Aquarium Bed




Image credits: acrylicaquariums.com

2. Chandelier That Turns Your Room into a Forest




Image credits: Hilden and Diaz

3. Indoor-Outdoor Pool




Image credits: unknown

4. Swing Set Table




Image credits: psfk.com

5. Beach Sand Under Your Work Desk







Image credits: Justin Kemp

6. Spiral Staircase Slide




Image credits: unknown

7. Cat Transit System







Image credits: Because We Can

8. Glass Floor and an Open Shaft Below Your Bathroom




Image credits: Hernandez Silva Arquitectos

9. Fusion Dining And Pool Table







Buy: amazon.com

10. Hammock Bed




Image credits: Le Beanock

11. Understairs Storage




Image credits: Deriba Furniture

12. Backyard Cinema




Image credits: fancymaterial.com

13. Ping Pong Door







Image credits: Tobias Fraenzel

14. A Wall That Plays Music When It Rains




Image credits: ingeniumetars

15. See-through Bathtub




Image credits: Stern McCafferty

16. Vertical Herb Garden in Your Kitchen




Image credits: unknown

17. Bookcase Staircase







Image credits: Levitate Architects

18. Back Yard Beach-Themed Fire Pit




Image credits: unknown

19. Spiral Wine Storage







Image credits: spiralcellars.co.uk

20. Treehouse Room For Kids




Image credits: mytropolisdesign.com

21. Pirate Ship Bedroom For Yourself







22. Walk-In Pool




Image credits: houzz.com

23. Door of Swatches




Image credits: studio.arminblasbichler.com

24. Hammock Over the Stairs







Image credits: ooda.eu

25. Ice Cave In Your Room




(These icicles formed inside a building in Chicago due to bad cold storage maintenance.)

26. Skate-park Room







Image credits: Pierre Andre Senizergues

27. Fire Pit Table




Image credits: moma-design.it

28. Backyard Office




Image credits: officepod.co.uk

29. Indoor Slide







Image credits: David Hotson

30. Catwalk Around The House




Image credits: nekomemo.com

31. Table Firepit




Image credits: unknown

32. Kitchen Table Tennis




Image credits: hammacher.com

33. Balcony Pool





Image credits: James Law

Sumber: BoredPanda

Senin, 23 September 2013

Percaya Nggak Percaya, Ini Cerita 'Dunia Lain' di Jl Asia Afrika


Percaya nggak percaya, selalu ada saja cerita soal 'dunia lain' di sebuah jalan yang kerap mengalami kecelakaan lalu lintas. Pastinya, sebagai manusia yang beragama, kala berkendara kita tetap hati-hati, membaca doa, dan bila mengantuk istirahat.

Kisah soal beraroma mistis ini ada di Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta. Di ruas jalan itu baru saja terjadi kecelakaan yang menewaskan dua orang pada Minggu (22/9) pukul 05.00 WIB.

Boleh percaya boleh tidak, menurut Doni, seorang pengojek yang biasa mangkal di ruas itu, kerap ada kecelakaan tunggal yang terjadi. Biasanya pemotor atau pengendara mobil yang mengalami kecelakaan mengaku melihat orang menyeberang.

"Katanya sih ada, kalau tengah malam hari biasa, kan sepi ya. Kalau lewat sini, mobil atau motor jangan meleng, jangan ngelamun. Entar katanya kayak ngelihat orang nyeberang tiba-tiba," ujar Doni, Senin (23/9/2013).

Ipung (30) rekan seprofesi Doni juga mengaku pernah mendengar desas-desus yang berbau mistis soal jalan yang tenar disebut Asaf. Akan tetapi soal mistis ini biasanya tidak terlalu digubris oleh para anak muda yang sering menjadikan jalanan ini sebagai lokasi balapan liar.

"Percaya nggak percaya dah. Dulu waktu pertama kali jalanan ini dibikin kan, biar nggak jadi tempat balapan dibikinlah cerita gituan. Cuman, kalo akhirnya di sini sering kecelakaan ya itu cuma kebetulan saja kali," tuturnya dengan logat betawi kental.

Jalan ini memang sangat ramai cenderung macet pada siang hingga sore hari pada jam pulang kerja. Akan tetapi keadaan berubah drastis pada tengah malam, jalanan tersebut terlihat kosong, sehingga terkadang membuat masyarakat dengan perasaan yang cukup 'sensitif' berhati-hati melewati jalan ini.

"Ada yang cerita, katanya sih dia bisa 'lihat', kalau lewat sini kadang dia lihat ya cewek lagi nyeberang, ada yang pas mau muter balik dibikin nggak sadar, dia muter balik berkali-kali nggak kelar-kelar. Sampai akhirnya dia nyebut, baru deh bisa keluar dari jalan ini," timpal Doni.


Tapi menurut Doni, semua dikembalikan ke pribadi masing-masing. Doni, selalu pengojek yang rutin mangkal di kawasan itu sekedar berbagi nasihat. Hati-hati bila berkendara, jangan lupa konsentrasi.

"Tergantung pribadi masing-masing deh. Percaya nggak percaya, tapi yang namanya hal ghaib pasti ada lah," tutup Doni.


Sumber: Detik

SPG: Ada yang Genit Langsung Kasih Nomor Telepon dan Kartu Nama



Selain diwarnai dengan berbagai suka, melakoni profesi sebagai sales promotion girl (SPG) juga tak bisa lepas dari perbuatan para pengunjung yang tidak menyenangkan. Para pengunjung pria yang datang dari bermacam kalangan itu membawa tingkah polah sendiri-sendiri, yang membuat SPG merasa risih dan tertekan.

Salah seorang SPG yang terbilang senior di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, Lisa, mengungkapkan sebagian kisah tak mengenakkan yang dialaminya. Ia bisa menilai kalau ada pengunjung yang bawel dan juga genit dengan berpura-pura bertanya terus tentang spesifikasi mobil dalam brosur.

“Yah macam-macam, Mas. Kadang bawel tanya terlalu detail kan kita gak paham teknis banget. Ada juga yang genit kasih langsung nomor telepon dan kartu nama. Padahal, saya gak minta. Dia minta pin BB dan mau anter pulang segala lah,” ujar dara dengan tinggi 169 sentimeter ini saat ditemui detikcom, Jumat sore pekan lalu.

Agatha, rekan seprofesi Lisa, yang juga mengaku kerap digoda pengunjung memiliki cara tersendiri untuk menangkis. Ia mengungkapkan cara mengantisipasinya dengan senyuman dan kadang berbohong.




Misalnya, kalau ditanya nomor ponselnya, ia menjawab secara halus kalau ponselnya rusak. Bila dipaksa, ia terpaksa bohong dan asal menyebutkan nomor ponselnya. “Paling kalau ditanya lagi kenapa gak aktif, jawab aja kan udah dibilang lagi rusak,” kata Agatha dalam perbincangan dengan detikcom di ajang IIMS.

Agatha menyebutkan ada trik lain yaitu dia beralasan tidak bisa mengobrol lama bila bukan urusan mobil di stan karena sedang diawasi panitia. Biasanya, alasan ini lebih bisa dipahami pengunjung karena menghormati pekerjaan SPG yang sedang bertugas.



Serupa dengan Lisa, Sinta juga memiliki pengalaman yang menjengkelkan dari pengunjung di IIMS tahun ini. "Banyak yang minta nomor telepon, tapi sebisa kita aja gimana nolaknya biar dia gak kesinggung. Kalau masih ngotot juga ya saya kasih aja
nomor sembarang nyebut, pas dia miscall, gak masuk, saya bilang lagi gak aktif karena lagi kerja," kata Sinta membeberkan kepada detikcom di sela-sela IIMS.

Namun, dia melanjutkan, para pengunjung kaum Adam punya banyak cara dan tidak mudah menyerah untuk menjalin komunikasi dengan SPY yang diincar. Mereka yang gagal mendapatkan nomor telepon genggam memilih memberikan kartu nama. "Ada juga yang ngasih kartu nama," ucap Sinta.

Aprilia, SPG lainnya menjelaskan jika sedang menghadapi situasi seperti itu, ia berusaha agar tetap tersenyum ramah dan dan menolak dengan halus. Karena seorang SPG tidak boleh menunjukkan wajah kurang senang meskipun banyak pelanggan ataupun pengunjung yang nakal. "Ya pinter-pinter nolak dengan halus aja. Kalau nunjukin muka sebel, bisa kena marah atasan."


Sumber: Detik

Trik Mahasiswa Menggaet SPG di Motor Show



Para wanita cantik nan seksi tak henti menebar senyum di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2013, di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat. Lembut tutur kata serta wajahnya yang rupawan menjadi daya tarik tersendiri. Khususnya bagi kaum pria, pemandangan itu akan membuat mereka betah berlama-lama di ajang IIMS 2013. 

Salah satu pengunjung, Richo, 23 tahun, mengakui nilai plus pameran Motor Show adalah SPG yang cantik. Bahkan pria yang masih kuliah di sebuah perguruan tinggi di Jakarta ini dalam sepekan bisa tiga kali berkunjung. Mahasiswa jurusan manajemen perbankan ini rupanya penasaran dan iri dengan kepintaran salah satu teman kuliahnya, yang mendapat teman kencan dari SPG saat pameran IIMS tahun lalu. 

“Cakep-cakep asli SPGnya. Betah gue di sini buat ngilangin stres kerjain skripsi. Tahun lalu temen gue dapat jodoh dari sini. Namanya usaha, siapa tahu ada yang nyantol sama gue nanti,” katanya saat ditemui detikcom di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (19/9) pekan lalu.


Menenteng sebuah komputer tablet, Richo pun berkeliling arena pameran. Tas yang berisi file-file kuliah, dan buku penunjang skripsi sengaja ditaruh di dalam mobilnya. Sesekali dia mengambil gambar mobil yang dipamerkan, dengan alasan buat perbandingan sebelum membeli. 

Padahal, gambar yang diambil dan perbesar adalah SPG yang berdiri. Ia juga memilih stan mobil yang tidak terlalu ramai, agar memiliki waktu lebih lama ngobrol dengan SPG yang diincarnya. “Namanya pendekatan ya harus pake cara khusus. Mau enggak mau dia kasih nomor handphone atau pin BB itu mah belakangan,” ujar mahasiswa berkacamata itu seraya tertawa.

Begitu juga dengan pengakuan pengunjung pria lainnya, Fikri, 24 tahun. Pria yang mengaku masih lajang ini datang ke IIMS agar mendapat kenalan baru. Sama seperti Richo, dia juga ingin mendapat teman kencan di arena IIMS.



Ia punya trik khusus untuk melakukan pendekatan dengan SPG. Agar bisa pendekatan dengan SPG lain, ia sengaja membawa kamera saku. Menurutnya, hampir setiap SPG dalam pameran mobil biasanya doyan dan narsis kalau difoto. Kalau sudah selesai tanya urusan teknis mobil, ia biasanya sengaja meminta SPG untuk bisa diambil gambarnya.

Setelah dapat gambar, ia pun basa-basi menodong pertanyaan soal aktivitas seperti jurusan kuliah dan pengalaman SPG. “Gue cari SPG yang enggak kaku. Kalau ngomong ya mau terbuka soal kuliah atau apa? Kan ada SPG yang senyum dan cuma mau ditanya soal mobil doang,” kata dia.

Rival, 25 tahun, salah seorang pengunjung mengatakan hadirnya wanita ayu di ajang IIMS 2013 menjadi daya tarik tersendiri. Dia menjadi lebih bersemangat melihat mobil-mobil yang dipamerkan. "Selain lihat mobil, ya sekalian lihat SPG - SPG cantik, apalagi ini kan eventnya kelas internasional, SPGnya bening - bening," kata dia saat ditemui detikcom di arena IIMS 2013, Minggu (22/9) kemarin.

Bagi Rival, dunia otomotif memang tak bisa dipisahkan dari wanita muda nan cantik. Tidak hanya di pameran bahkan di sirkuit balapan. "Lihat saja balapan Moto GP atau Formula 1, kan selalu ada gadis gadis umbrella girlnya," kata pria yang datang bersama empat rekannya ini.

Surya, 24 tahun, pengunjung lainnya sependapat dengan Rival. Dia mengibaratkan pameran otomotif tanpa kehadiran wanita cantik, seperti sayur tanpa garam. "Lihat aja pengunjungnya kan kebanyakan cowok, kalau yang ditaruh
cowok juga ya tidak pas dong," kata dia sembari tertawa.


Sumber: Detik