Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Oktober 2014

Foto Pre-wedding Murah Meriah, 4 Kampus Cantik di Indonesia!


Jika Anda ingin foto pre-wedding dengan lanskap cantik, namun bujet minim, beberapa universita di Indonesia bisa jadi jawabannya. Kampus-kampus ini punya beberapa spot cantik untuk berfoto pre-wedding dan murah meriah!

Beberapa kampus di Indonesia terkenal cantik. Tak heran, kampus sering digunakan sebagai lokasi pemotretan termasuk pre-wedding terutama oleh mereka yang pernah kuliah di sana. Inilah destinasi foto pre-wedding murah meriah karena Anda tak harus merogoh kocek dalam-dalam.

Setidaknya ada 4 kampus di Indonesia yang cocok untuk destinasi foto pre-wedding. Berikut daftarnya:


1. Universitas Indonesia, Depok
Kampus Universitas Indonesia (UI) yang terletak di Depok, Jawa Barat, punya banyak spot yang cocok untuk foto pre-wedding. Ada banyak tempat foto pre-wedding di sekitar Danau Kenanga, di antara Gedung Rektorat Balairung dengan Masjid UI.

Selain danau, Anda juga bisa berfoto dengan latar bangunan futuristis Perpustakaan UI, juga Balairung dan Taman Science. Jembatan Teksas antara kampus Fakultas Teknis dan Fakultas Ilmu Budaya juga jadi spot favorit untuk sesi foto pre-wedding, sampai video klip musik.


2. Universitas Padjadjaran, Bandung
Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang menjadi lokasi pas untuk sesi foto pre-wedding. Banyak lanskap alami yang tampak apik dalam kamera. Ada tanah lapang penuh ilalang di sekitar Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), juga Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Di antara FIKOM dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP), terdapat Jembatan Cincin yang tenar di kalangan mahasiswa Unpad. Jembatan ini juga cocok dijadikan tempat foto pre-wedding. Namun ada baiknya Anda datang saat akhir pekan, karena jembatan ini sering dilewati mahasiswa saat ke kampus.


3. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogya menempati lahan yang sangat luas. Tak heran, kampus ini sering dijadikan lokasi foto pre-wedding.

Masjid Kampus (Maskam) adalah salah satu spot favorit. Bangunannya cantik, pilar-pilarnya tinggi. Kolam di bagian depannya jadi latar apik pada foto pre-wedding.

Ada pula Gedung Rektorat dengan tipikal bangunan tuanya, hutan mini di dekat Fakultas Biologi, juga Lembah UGM yang dihuni rusa-rusa. Auditorium Graha Sabha Pramana (GSP) juga cantik, terutama di bagian tangga yang memanjang.


4. Institut Teknologi Bandung, Bandung
Kampus asri Insitut Teknologi Bandung (ITB) di Bandung punya banyak spot keren untuk foto pre-wedding. Jika ingin berfoto outdoor di bawah pohon-pohon rindang, Aula Barat dan Aula Timur adalah lokasi tepat. Selasar di sekitar Fakultas Seni Rupa & Desain (FSRD) juga sangat cantik.

Jika ingin berfoto berkonsep lebih modern, Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) bisa jadi pilihan. Gedungnya cantik dan modern, banyak spot untuk Anda dan pasangan berfoto pre-wedding.


Sumber: Detik

Selasa, 16 September 2014

Begini Mewahnya Kabin First Class di 8 Maskapai Ternama


Siapa yang tak mau naik kabin paling mewah saat traveling naik pesawat? 8 Maskapai ini misalnya, punya First Class super mewah bak kamar hotel. Dari Etihad, Lufthansa, sampai Qantas dan Air France.

Kini, traveling naik pesawat serasa di kamar hotel. Tak sedikit maskapai yang menyuguhkan First Class super nyaman, dengan tempat tidur atau kursi full-reclining sehingga traveler bisa tidur nyenyak. Beragam fasilitas pun disuguhkan, termasuk soal makanan dan hiburan.

Mengutip CNN, Selasa (16/9/2014), berikut penampakan kabin First Class di 8 maskapai ternama dunia (bagian pertama):


 1. Etihad

Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi, UEA ini pada Desember 2013 lalu telah meluncurkan kabin paling mewah. Namanya Residence Class, yang terdapat di armada Airbus A380 dan Boeing B87 Dreamliner.

Tak hanya 1 ruangan atau kabin pribadi, ini adalah kabin dengan 3 ruangan berbeda. Ada kamar tidur pribadi, ruang bersantai, dan kamar mandi lengkap dengan shower. Kabin ini dilengkapi koki bintang 5, juga pelayanan pribadi di kedua bandara.

Untuk terbang dari Abu Dhabi ke London (return), traveler harus merogoh kocek USD 40.000 (Rp 476 juta).


 2. Emirates

Layaknya Etihad, maskapai Emirates juga punya konsep residence namun belum dirilis. Tetap saja, maskapai yang berbasis di Dubai menjadi salah satu yang terdepan soal kemewahan dalam pesawat.

Pada 2008, Emirates adalah maskapai pertama yang punya kabin First Class lengkap dengan pintu geser untuk kenyamanan dan privasi. Kabin ini terdapat di armada Airbus A380, Airbus A340-500s, dan Boeing 777.

Tiap kursi punya mini bar, lampu baca, meja, cermin, dan tempat menyimpan pakaian. Serta tentu saja, menu makanan dalam pesawat yang sangat mewah mulai dari lobster sampai kaviar.


 3. Air France

Kabin paling mewah di maskapai asal Prancis ini adalah La Premiere. Kabin seperti kamar suite hotel ini terdapat di pesawat Boeing 777-300.

Selain full-reclining seat terdapat pula layar datar 24 inci, tempat menyimpan pesawat, dan gorden untuk menjaga privasi. Saat malam, awak kabin akan melapisi kursi Anda dengan matras dan linen yang biasa digunakan oleh jaringan hotel Sofitel.

Bukan Air France namanya jika tidak menggunakan koki bergelar Michelin. Menu makanannya diciptakan oleh para chef ternama seperti Joel Robuchon, Regis Marcon, Guy Martin, Anne-Sophie Pic dan Michel Roth.


 4. Qantas

Maskapai nasional Australia ini punya kabin First Class yang tak kalah mewah dengan maskapai-maskapai sebelumnya. Kabin mewah berkonsep 'pod' itu berukuran 4 kali kursi kabin ekonomi.

Selain beragam fasilitas seperti full-reclining seat dan layar besar, Qantas juga menyuguhkan menu masakan kelas satu. Makan malam ala koki Michelin biasa dipasangkan dengan champagne atau wine berkualitas.


 5. Lufthansa

Kabin First Class milik Lufthansa memang tak semewah Etihad, atau Emirates. Namun tetap saja, First Class yang ditawarkan maskapai ini sangat nyaman dengan full-reclining seat dan kamar mandi yang dilengkapi beragam amenities.

Lufthansa juga punya koki bergelar Michelin untuk merancang menu-menu dalam pesawat. Menu makanannya pun mewah, lengkap dengan kaviar dan wine atau champagne.


 6. Singapore Airlines

Pada 2012, Singapore Airlines merilis First Class yang terdapat di armada Airbus A380. Tiap bangku punya pintu geser dan gorden agar privasi lebih terjaga. Full-reclining seat juga membuat traveler lebih nyaman.

Asyiknya, traveler bisa memilih salah satu dari 60 masakan yang tertera dalam Singapore's Book the Cook. Tak hanya masakan Western atau Singapura, tersedia juga masakan Jepang seperti Wagyu Sirloin beserta champagne dan wine.


 7. Cathay Pacific

Tahun lalu, maskapai asal Hong Kong merilis kabin First Class yang dirancang oleh para arsitek Inggris yang tergabung dalam Foster + Partners. Tempat menyimpan pakaiannya kini lebih lega, matrasnya lebih tebal, dan layar sentuh yang lebih peka.

Traveler juga mendapat headset BOSE agar bisa lebih menikmati hiburan di pesawat. Cathay Pacific juga baru-baru ini bekerjasama dengan Mandarin Oriental untuk menyajikan masakan ala hotel bintang 5 dalam pesawat.


 8. Japan Airlines

Japan Airlines telah merilis First Class nan minimalis di beberapa armadanya. Bangku berbentuk kubikel ini dilapisi matras sehingga sangat empuk saat dijadikan full-reclining.

Maskapai ini juga menyuguhkan konsep 'restaurant in the sky'. Para koki bergelar Michelin menyuguhkan aneka menu terutama khas Jepang. Semua bahannya berasal dari grade 1, termasuk nasi yang berasnya khusus tumbuh di pegunungan tertentu.


Sumber: Detik

Rabu, 10 September 2014

4 Tips Memilih Restoran untuk Turis Muslim di Jepang




Banyak wisatawan yang mengatakan sulit menemukan makanan halal di Jepang. Namun dengan 4 tips ini, Anda tidak akan lagi kesulitan mencari makan di Jepang.

Menurut badan pariwisata Jepang, Japan National Tourism Organization (JNTO), Rabu (9/9/2014) inilah 4 tips memilih restoran atau tempat makan halal di Jepang:


 1. Pilih restoran sushi
Beberapa di antara menu khas Jepang yang ada, sushi termasuk kuliner yang cukup aman untuk dikonsumsi karena ikan itu pasti halal. Turis muslim yang kebingungan mencari makanan halal, bisa memilih restoran sushi sebagai tujuan. Tapi baiknya hindari memilih unagi atau anago. Umumnya, saos yang digunakan mengandung sake.

 2. Restoran udon boleh juga
Selain restoran sushi, restoran yang menyediakan sashimi, soba, udon, tempura dan yaki sakana atau daging bakar juga boleh. Hanya saja, Anda harus memerhatikan kecap atau saus yang disediakan sebagai tambahan. Sebaiknya tidak perlu digunakan karena umumnya mengandung sake.

 3. Pergi ke restoran Timur Tengah

Cara paling aman untuk mendapatkan makanan halal adalah datang ke rumah makan khusus masakan Timur Tengah. Restoran seperti ini bisa Anda temukan di pasar-pasar tradisional atau pun pasar dadakan yang ada di setiap kota.

Biasanya, jenis makanan yang disuguhkan adalah aneka kebab, ayam, atau burger namun dengan daging halal. Penjualnya pun berasal dari Timur Tengah, jadi dijamin halal.


 4. Cari restoran negara Islam
Alternatif lain yang diberikan JNTO adalah turis disarankan mencari restoran hidangan negara-negara mayoritas Muslim. Restoran Pakistan, Turki, atau Malaysia bisa jadi pilihan. Beruntung, ternyata cukup banyak restoran di Jepang yang menyediakan makanan halal.

Sumber: Detik

Senin, 08 September 2014

Tips Packing Menginap 1 Malam


Untuk menginap satu malam, Anda tak perlu membawa tas besar, tas pinggang yang kecilpun bisa. Namun, ada cara khusus untuk packing ringkas seperti itu dengan 4 tips berikut.

 1. Siapkan satu set pakaian ganti
Karena hanya menginap satu malam, Anda cukup menyiapkan satu set pakaian ganti saja. Satu set tersebut yakni baju, kaus kaki, pakaian dalam dan sikat gigi.

 2. Gulung pakaian dalam di baju
Setelah menyiapkan seluruh pakaian, Anda bisa melakukan tahapan selanjutnya. Pertama buka lebar kaus yang dibawa, jangan ditekuk atau dilipat.


Kemudian, letakkan pakaian dalam di bagian kerah kaus. Lipat sisi kanan dan kiri kaus ke bagian dalam.


 3. Gulung kaus kaki dan sikat gigi di baju
Setelah melipat kaus, letakkan kaus kaki di kedua sisi lipatan. Pastikan bagian atas kaus kaki berada di luar. Setelah itu lipat kaus. Setelah setengah dilipat, selipkan sikat gigi dan lanjutkan lipatan.

 4.Bungkus dengan ujung kaus kaki
Setelah melipat seluruh kaus, bungkus kaus dengan kaus kaki. Pakaian pun sudah ter-packing rapi.


Sumber: Detik

Sabtu, 30 Agustus 2014

Ini Tempat Liburan yang Cocok Berdasarkan Zodiak


Bingung menentukan destinasi liburan? Ternyata zodiak juga bisa menentukan tempat liburan. Yuk dicek.

Dikumpulkan detikTravel, Jumat (29/8/2014) dari berbagai sumber, inilah bagian pertama tempat liburan yang cocok sesuai dengan zodiak:


 1. Virgo

Virgo selalu memiliki rencana yang matang sebelum bepergian. Ketika mengunjungi tempat baru, mereka akan membuat daftar hal apa saja yang harus dilakukan, tempat mana saja yang akan dikunjungi. Virgo juga tak ada masalah soal banyak berjalan kaki saat liburan.

Karena itu, destinasi yang paling pas untuk Virgo adalah Roma. Menjadi kota yang kaya budaya, Roma cocok untuk dijelajah dan dipelajari. Perjalanan ke sana pasti jadi pengalaman tak terlupakan bagi Virgo.


 2. Libra
Libra senang bersosialisasi. Orang di bawah zodiak ini juga senang dengan kedamaian. Karena itu, Spanyol jadi destinasi yang pas untuk Libra. Negara ini dipenuhi oleh orang-orang yang bersahabat dan tentunya berparas cantik. Selain itu, Spanyol juga dipenuhi dengan deretan pantai dan tempat yang asyik untuk berpesta.

 3. Scorpio

Scorpio kurang menyukai pembicaraan singkat dan tidak merasa nyaman jika berada di lingkungan dengan kelas sosial tinggi. Bagi Scorpio, liburan selalu berkaitan jelajah. Liburan juga merupakan waktu terbaik untuk memperbaiki diri untuk mereka.

Para Scorpio juga menyukai liburan yang bersifat pribadi dan tertutup. Ketimbang pesta, Scorpio lebih menyukai membaca atau datang ke tempat baru. Karenanya, Venesia jadi tempat terbaik untuk liburan pada Scorpio.


 4. Sagitarius

Sagitarius sangat menyenangi jalan-jalan, menjelajah dan menghabiskan banyak waktu di luar. Orang-orang di bawah zodiak ini sangat menyenangi pendidikan dan jalan-jalan sekaligus. Karena itu, para Sagitarian menyukai datang ke tempat baru dan budaya.

Mesir jadi destinasi bagi para Sagitarian yang bingung menentukan destinasi. Tak perlu lagi ditanya soal alasan, karena jawabannya pasti Mesir kaya akan budaya, sejarah, dan cerita mistis.


 5. Capricorn
Capricorn adalah seseorang yang senang bekerja keras dan selalu menjadi pemimpin dalam perjalanan. Traveler dengan zodiak ini menyenangi sejarah, jadi tak heran mereka lebih memilih untuk menginap di hotel tua. So, destinasi yang cocok adalah Praha.

 6. Aquarius

Traveler yang lahir di bawah zodiak Aquarius memiliki jiwa penasaran yang sangat tinggi. Aquarius juga tertarik dengan segala hal yang berbau politik dan kemanusiaan.

Karena itu, salah satu destinasi terbaik untuk Aquarius adalah Berlin. Di sana, para Aquarian bisa masuk ke banyak galeri dan museum untuk mengekplorasi sejarah dan politik yang menarik.


 7. Pisces
Pisces adalah seorang pemimpi. Mereka senang bersantai dan menyatu dengan alam. Pisces juga mencari senang dengan nuansa tenang. Salah satu destinasi yang cocok untuk Pisces adalah Jepang.

 8. Aries
Seseorang yang lahir di bawah zodiak Aries terlahir sebagai traveler dan sangat aktif. Mereka senang untuk mengeksplorasi hal baru. Biasanya, daerah dengan udara panas jadi tujuan utama. Karena itu, Dubai cocok untuk dijadikan destinasi.

 9. Taurus
Taurus suka sekali menikmati wine, dinner, dan belanja. Umumnya, para Taurus akan sangat menikmati perjalanan ke Sonoma County di California. Di sana, mereka bisa bersantai dan mencicipi anggur dengan santai.

 10. Gemini

Orang-orang dengan zodiak Gemini sangat suka bersosialisasi. Saat menjadi traveler, mereka akan terlihat sangat aktif dan senang dengan keramaian. Kota dengan multikultural jadi destinasi terbaik karena mereka bisa bertemu banyak orang baru.

Berdasarkan itu semua, maka London jadi kota yang pas untuk dikunjungi. Kota ini sangat ramai dan sibuk, Anda pun bisa bertemu dengan berbagai macam orang di sana.


 11. Cancer

Cancer adalah tipe traveler yang senang liburan bersama keluarga. Mereka juga senang liburan ke tempat yang dikelilingi air, seperti sungai dan laut.

Yunani bisa jadi perjalanan sempurna bagi Cancer. Di sana, mereka bisa bersantai menikmati liburan bersama pasangan dan anak.


 12. Leo
Leo suka dengan kota yang glamor, mewah, dan kaya budaya. Mereka juga menyukai musik, jadi mereka sering bepergian hanya untuk menonton konser musik atau festival. Paris tentu jadi destinasi terbaik untuk mereka kunjungi.

Sumber: Detik

Kamis, 28 Agustus 2014

Backpacking ke Gili Trawangan, Ini 4 Hostel untuk Bermalam


Bukan tidak mungkin menginap di hostel saat liburan ke Gili Trawangan, Lombok. Salah satu objek wisata andalan Lombok ini juga punya 4 hostel murah dan keren. Yuk ditengok ada apa saja!

Selain murah, pengalaman yang seru sering jadi alasan banyak traveler memilih menginap di hostel. Untuk pulau Gili Trawangan, ada 4 hostel yang bisa dipilih. Disusun detikTravel, Kamis (28/8/2014) ini dia pilihan hostelnya:


 1. Gili Hostel

Inilah hostel pertama yang ada di Gili Trawangan. Jadi yang pertama, bukan berarti telah kehilangan pesona. Karena, Gili Hostel tetap jadi penginapan favorit backpacker di sana.

Meski hostel dan banyak kamar dormitori, namun ada fasilitas breakfast atau sarapan jika memilih menginap di sini. Konsep kamar yang unik, segar dan terkesan muda membuat traveler betah nongkrong di sana.

Ditambah, suasana yang hangat dan seru, siapa yang tidak suka! Untuk bermalam di sini, harga yang ditawarkan saat ini adalah Rp 155 ribu.

"Posisinya di depan pantai, dari pelabuhan ke arah kanan," ujar Iwan dari Gili Hostel kepada detikTravel.


 2. Gili La Boheme

Hostel selanjutnya yang tak kalah cantik dan keren adalah Gili La Boheme. Mayoritas bangunan di sini adalah kayu, dengan sofa dan bean bag warna-warni.

Traveler bisa memilih santai di ruang nongkrong, atau memasak di dapur umum. Penginapan ini bisa dijangkau dengan jarak 5-10 menit berjalan kaki dari tepi pantai.

Kasur yang nyaman dan karyawan yang ramah membuat para tamu betah berlama-lama di sini. untuk pilihan kamar, ada 6 kasur di dormitori campur, atau kamar private untuk dua orang. Untuk dormitori, harganya Rp 130 ribu. Sedangkan untuk harga kamar private Rp 140 ribu.


 3. Calypso Backpackers

Ketiga, ada Calypso Backpackers yang hanya berjarak 100 meter dari bibir pantai dan 200 meter dari pelabuhan. Meski kasur dan tempat tidur di hostel ini tergolong sederhana, namun letaknya membuat Calypso Backpackers jadi pilihan banyak traveler.

Untuk kamar dormitori 6 kasur, dihargai Rp 130 ribu. Adapun fasilitas yang didapat adalah WiFi gratis, AC dan air bersih (tidak payau).


 4. Up To You Hostel

Terakhir, ada Up To You Hostel yang bisa dijangkau hanya dengan berjalan beberapa menit dari pelabuhan Gili Trawangan. Hostelnya boleh kecil, namun suasana ramah dan seru bisa didapat di sini. Ada kamar yang menggunakan AC, ada juga yang menggunakan kipas angin.

Hotel ini ada kamar private dan juga kamar dormitori sampai 8 tempat tidur. Asyiknya, ada juga fasilitas sarapan jika menginap di sini. Satu malam, dormitorinya seharga Rp 120 ribu. Sedangkan untuk kamar private untuk 2 orang dihargai Rp 160 ribu.


Sumber: Detik

5 Hostel Cantik di Yogyakarta, di Bawah Rp 150 Ribu


Hostel jadi pilihan traveler bermalam karena harganya yang murah. Di Yogyakarta, terdapat 5 hostel yang punya tampilan cantik dengan harga per malam di bawah Rp 150 ribu. Murah, tapi tidak murahan!

Mencari penginapan di Yogyakarta tidaklah susah. Ada banyak jenis penginapan di sana, dari losmen sampai hotel berbintang. Khusus soal hostel, rupanya banyak hostel di Yogyakarta yang menawarkan kenyamanan dan paket wisata seru meski dengan harga yang miring.

Dikumpulkan detikTravel, Kamis (28/8/2014) berikut 5 hostel cantik di Yogyakarta dengan harga per malam di bawah Rp 150 ribu:


 1. Retra's Hostel

Cantik dan bersih, itulah dua kata yang menggambarkan Retra's Hostel begitu Anda menginjakan kaki di sana. Dibuka sejak 2 Maret 2013, hostel ini memiliki 2 tipe kamar, dormitory dan private.

"Ada 10 kamar dormitory yang tiap kamarnya berisi 4 bed dengan harga normal Rp 85 ribu per orang per malam. Sedangkan kamar private ada 3, dengan maksumum diisi 2 orang dan tarifnya Rp 350 ribu per malam," ujar karyawan Retra's Hoste, Argi.

Traveler yang mau mengirit kocek, bisa tidur di kamar dormitory dengan fasilitas AC di dalamnya. Untuk hostelnya sendiri, terdapat fasilitas WiFi, dapur yang bisa dipakai untuk memasak dan fasilitas laundry.

Bahkan, kamar dormitory juga jadi tempat favorit turis mancanegara untuk bermalam.

"Kami beralamat di Jl Kaliurang Km 5,5, lalu masuk ke Jl Pandega Mandala nomor 25 C. Kalau dari Stasiun Tugu itu naik taksi, sedangkan dari Bandara Adi Sucipto bisa naik Trans Jogja dan turun di shelter Manggung, tinggal jalan kaki sekitar 70 meter," papar Argi.


 2. Omah Cilik

"Total ada 5 kamar di Omah Cilik, 3 dormitory dengan 4 atau 6 bed di dalamnya, serta satu kamar private," ujar karyawan Omah Cilik, Indah.

Untuk kamar domitory, wisatawan dikenai tarif Rp 70 ribu per orang per malam. Sedangkan untuk kamar private, hanya Rp 125 ribu per malam. Dua kamar tersebut punya fasilitas kamar mandi di dalam kamar.

"Ke Malioboro dari Omah Cilik hanya 15 menit saja, juga dekat kok ke Keraton Yogya dan Taman Sari," kata Indah.

Omah Cilik beralamat di Jl Purwokinanti PA1/350, Yogya. Yang bikin hostel ini terlihat cantik, adalah dinding di dalamnya yang diberi lukisan burung atau suasana sunset di pantai.


 3. Edu Hostels

Edu Hostels bisa dibilang sebagai hostel yang besar. Hostel ini punya 5 lantai dengan total jumlah 45 kamar dormitory dan 18 kamar private. Asyiknya lagi, ada area rooftop dengan kolam untuk berendam.

"Di lantai dua adalah dormitory untuk perempuan dan lantai 3 dormitory untuk laki-laki. Harga per malam per orang di kamar dormitory sebesar Rp 80 ribu yang sudah termasuk fasilitas AC, air hangat dan termasuk sarapan," papar karyawan Edu Hostels, Wenti.

Sedangkan kamar private dipatok seharga Rp 450 ribu per malam, tapi tenang karena bisa diisi oleh empat orang. Yang membedakan kamar dormitory dan kamar private hanya kamar private yang memiliki TV.

"Tapi, kami punya area lesehan di dekat lobi. Di sana ada sofa panjang, bangku dan TV untuk tamu yang bermalam. Sedangkan di rooftop, ada kolam rendam karena hanya bisa berendam saja dan tak bisa berenang," ungkap Wenti.

Dia menambahkan, kolam rendam dibuka saat sarapan pagi sampai menjelang siang. Lalu ditutup dan dibuka lagi dari pukul 16.00 WIB sampai 22.00 WIB. Lokasi Edu Hostels di Jl Letjen Suprapto No 17, Ngampilan pun cukup strategis, yakni hanya 1 km dari Marlboro dan 2 km dari Keraton Yogya dan Taman Sari.

"Kebanyakan yang menginap di Edu Hostels itu dari Jerman, Spanyol dan AS. Malah, pernah ada tamu dari Kansas yang menginap di sini sampai 1 bulan lebih," tutur Wenti.


 4. Venezia Homestay & Garden

Mau menginap di hostel dengan kesan yang elegan? Datanglah ke Venezia Homestay & Garden di Jalan Surami No 55 Yogyakarta. Hostel ini punya banyak fasilitas yang memanjakan para wisatawan.

"Kami punya kolam renang dan gazebo," ujar karyawan Venezia Homestay & Garden, Khalifa.

Venezia Homestay & Garden punya 2 kamar dormitori, yang tiap-tiap kamar bisa diisi 8 orang. Koceknya sekitar Rp 85 ribu per orang per malam. Satu lagi, ada kamar bungalow untuk 2 orang dengan kocek per orang per malam sebesar Rp 350 ribu.

"Baik dormitory dan bungalow memiliki fasilitas AC dan sudah dapat sarapan. Soal lokasi, dari Venezia Homestay & Garden ke Malioboro hanya 30 menit dan ke Parangtritis hanya 1 jam naik kendaraan," pungkas Khalifa.


 5. Vogels Hostel

Harga per malam di kamar dormitory terbilang sangat murah, hanya Rp 25 ribu per orang. Sedangkan, hostelnya sendiri punya tiga tipe kamar yakni dormitory, familiy dan couple. Harga yang paling mahal hanya Rp 250 ribu saja.

"Sebenarnya hostel kami simpel-simpel saja dan lagipula yang menginap sekitar 80 % adalah backpacker. Di dormitory hanya ada kasur saja, tidak ada kipas angin karena Kaliurang sudah dingin," ujar Aldrin bagian pemandu wisata dari Vogels Hostel.

Meski hostelnya terkesan biasa, tapi ada yang tak biasa di sana. Wisatawan yang bermalam dapat mengikuti tur ke Merapi untuk berburu sunrise yang ciamik!

"Turnya hanya Rp 150 ribu saja, sudah termasuk dua kali makan dan pemandu. Nanti bakal kita ajak ke ketinggian sekitar 1.300 mdpl, di kaki gunung pas di depan Merapi. Cantik sunrisenya," ungkap Aldrian.

Selain itu, Vogels Hostel pun dekat dengan beberapa tempat wisata di sekitar Kaliurang seperti Museum Ullen Sentalu. Vogels Hostel berada di Jalan Astomulyo 76, Kaliurang Barat, Sleman.

"Banyak turis mancanegara yang bermalam di sini. Untuk ukuran kamar, kamar family lebih besar daripada couple atau dormitory," tutup Aldrian.


Sumber: Detik

Rabu, 27 Agustus 2014

5 Resto Teraneh di Tokyo, dari Tema Penjara Sampai Rumah Bordil


Tokyo selalu punya banyak kejutan untuk wisatawan. Saat perut keroncongan pun, ada beberapa restoran yang bisa bikin Anda geleng-geleng kepala. Dari restoran bertema rumah sakit, sampai penjara dan rumah bordil!

Makanan bukanlah satu-satunya aspek penting saat berwisata kuliner. Tempat makan atau restoran pun bisa memberi pengalaman unik saat traveling. Apalagi kalau Anda jalan-jalan ke Tokyo, Jepang.

Mengutip CNN, Rabu (27/8/2014), setidaknya ada 5 restoran paling nyentrik di Tokyo. Berikut daftarnya:


 1. Alcatraz ER

Ini adalah salah satu restoran tematik pertama di Tokyo. Sesuai namanya, restoran ini bertema penjara rumah sakit. Menunya pun tak main-main, mulai dari 'human intestines' (sosis panjang mirip usus) sampai 'penis on a bed of lettuce' (sosis yang dibentuk mirip penis).

Untuk minuman, ada Nounai Hassha alias 'brain buster', cocktail yang ditempatkan di dalam kepala manekin seukuran manusia. Ada pula Hitori Asobi alias 'play by yourself', wine cocktail yang disajikan dengan beberapa vibrator!


 2. OK Bokujo

Jepang identik dengan cosplay, dan OK Bokujo adalah restoran yang tepat untuk merasakan pengalaman unik tersebut. OK Bokujo merupakan gabungan resto yakiniku dengan rumah bordil. Bayangkan saja, para pelayan berpakaian bak tokoh anime sambil menyuapi Anda yakiniku hangat.

Dengan membayar 500 Yen (Rp 56.000), Anda bisa menyewa kostum sendiri dan ikut dalam keseruan restoran ini.


 3. Ninja

Rumah ninja terkenal punya banyak jebakan. Inilah yang akan Anda temukan di Ninja, restoran unik yang terletak di Akasaka Tokyu Plaza. Restoran ini punya banyak ruangan, berbilik-bilik dan bernuansa remang. Ssst, restoran ini juga punya ruangan dan jembatan rahasia!

Banyak menu yang ditawarkan restoran Ninja. Banyak traveler bilang sushi dan aneka supnya sangat lezat. Namun yang membuat lebih seru, seorang pesulap akan mendatangi tiap meja untuk memeragakan kebolehannya. Staf restoran ini juga seperti ninja, berpakaian hitam dan bergerak sangat cepat.


 4. The Lockup

The Lockup punya beberapa cabang antara lain Shibuya, Shinjuku, Omiya dan Ikeburo. Masuk restoran ini, para traveler pria akan diborgol oleh polisi wanita cantik kemudian digiring ke ruangan dalam.

Menunya beragam mulai dari pizza, salad, sampai aneka masakan Jepang. Ada aneka cocktail yang ditempatkan dalam tabung unik ala laboratorium.


Sumber: Detik

Sabtu, 23 Agustus 2014

Andai Naik Sepeda di Jakarta, Senyaman di 8 Kota Ini


Mungkin Anda berpikir dua kali kalau mau wisata naik sepeda di Jakarta. Banyak jalanan yang kurang mulus dan kendaraan bermotor sangat padat. Tapi, naik sepeda di 8 kota ini beda cerita. Nyaman, aman dan menyenangkan.

Kegiatan wisata naik sepeda lagi 'booming' bagi wisatawan dunia. Kegiatan wisata naik sepeda dianggap murah dan juga menyenangkan. Asyiknya lagi, wisatawan bisa terbebas dari kemacetan.

Situs CNN Travel, Jumat (22/8/2014) melansir 8 kota di dunia yang paling nyaman untuk bersepeda. Datanya diambil dari Copenhagnize, sebuah lembaga pemerhati gaya hidup bersepeda dari Denmark.

Berikut 8 kota di dunia yang paling nyaman untuk bersepeda bagian pertama:


 1. Utrecht, Belanda

Kota-kota di Belanda memang terkenal asyik dijelajahi naik sepeda, salah satunya adalah Utrecht. Tahukah Anda, kota kecil yang penduduknya sekitar 330 ribu ini hampir 50 % menggunakan sepeda sebagai transportasi sehari-hari.

Tak hanya itu, pemerintah setempat kini sedang dalam pembangunan 12.500 ruang parkir sepeda. Kabarnya, hal itu bakal menjadikan Utrecht sebagai kota dengan ruang parkir sepeda terbanyak di dunia.

Mark Treasure, salah satu bloger asal Inggris yang juga penggila sepeda sempat menjajal sepedanya di Utrecht. Dia menyatakan, bersepeda di Utrecht benar-benar menyenangkan.

"Di Inggris, sulit melihat anak-anak muda yang naik sepeda dengan tampak bahagia dan santai. Tapi di sini, adalah hal yang lumrah ketika meliat satu keluarga berpergian bareng naik sepeda," ujarnya.


 2. Sevilla, Spanyol

Sevilla jadi wakil dari Spanyol sebagai kota paling nyaman untuk bersepeda. Sevilla memiliki sarana transportasi berupa 2.500 sepeda yang bernama Sevici dan bisa disewa masyarakat atau turis. Hal itu sebagai cara untuk mengatasi kemacetan.

Sejak tahun 2006 hingga kini, pengguna sepeda di Kota Sevilla mencapai 7 % dari total 700 ribu penduduk. Suatu angka bagus yang didapat dalam jangka waktu 8 tahun. Sevilla pun memiliki 120 km trek sepeda dalam kota dengan 250 stasiun sepeda yang ada tiap jarak 300 meter.

Sepeda Sevici dianggap aman dan nyaman. Sepedanya bisa dinaiki oleh pria atau wanita, memiliki keranjang di bagian depan, rem yang pakem dan lampu di depan dan belakangnya. Kalau mau naik sepda Sevici siapkan kocek sebesar 2,3 Euro atau sekitar Rp 191 ribu untuk pemakaian jangka pendek.

Nantinya, 30 menit pertama naik sepeda tersebut dikenai biaya gratis. Selanjutnya, dikenai tarif 1 Euro untuk pemakaian selama 1 jam dan 2 Euro untuk pemakaian 2 jam. Bisa keliling Kota Sevilla sambil naik sepeda!


 3. Montreal, Kanada

Masyarakat di Montreal, Quebec sudah memiliki tradisi naik sepeda sejak tahun 1980-an. Tak heran, total trek sepeda di sana sudah sepanjang 400 mil atau sekitar 600 km lebih!

Sebuah survei di Montreal mengungkapkan, orang dewasa di sana setidaknya naik sepeda satu minggu sekali. Dengan adanya trek khusus sepeda, tentu itu membuat masyarakat dan turis betah berlama-lama naik sepeda keliling kota.

Meski begitu, rupanya sepeda jadi kemacetan di sana. Sekitar 2 % kemacetan di jalanan diakibatkan oleh sepeda. Tapi toh kalau macet gara-gara sepeda, tidak bakal membuat polusi udara bukan?

"Kami meminta orang-orang naik sepeda dan ternyata mereka melakukannya dengan sangat cepat, daripada kami menata kota. Ini tantangan kami," ujar komite eksekutif Montreal, Aref Salem.


 4. Copenhagen, Denmark

Hampir setengah penduduk Kota Copenhagen atau sekitar 650 ribu orang di sana menggunakan sepeda sebagai transportasi sehari-hari. Bersepeda di Copenhagen terjamin keamanan dan keselamatan.

Trek sepeda di sana punya lebar 3 meter, yang artinya bikin para pesepeda lebih nyaman menyusuri jalanan. Untuk turis, tak sulit mencari penyewaan sepeda di sana. Liburan sambil olahraga naik sepeda di Copenhagen pasti asyik!


 5. Berlin, Jerman

Siapa sangka, Kota Berlin di Jerman rupanya jadi salah satu kota di dunia yang paling nyaman untuk bersepeda. Fakta menunjukan, ada 13 % masyrakat yang naik sepeda untuk transportasi sehari-hari. Angka tersebut melonjak hampir dua kali dari 20 tahun lalu. Asal tahu saja, Kota Berlin sendiri penduduknya ada 3,5 juta orang. Bukan angka yang sedikit bukan?

Jalanan di Berlin rata-rata cukup lebar dan datar. Sehingga membuat masyarakat lebih memilih naik sepeda daripada kendaraan bermotor. Meski musim dingin tiba, hal itu tak membuat masyarakat di sana naik sepeda. Terbukti memang, Kota Berlin nyaman banget untuk wisata naik sepeda.


 6. Portland, AS

"Kegiatan naik sepeda sudah ada sejak 20 tahun lalu di Portland. Naik sepeda di sini sudah menjadi budaya," kata manajer Portland's River City Bicycles, Brian Zeck.

Portland mewakili Negeri Paman Sam sebagai kota yang paling nyaman untuk bersepeda. Ada 108 km jalur sepeda yang bisa dilalui untuk mengayuh sepeda menjelajahi sudut-sudut kotanya.

Bahkan, pemerintah setempat juga memprioritaskan kemanan para pesepeda. Trek sepeda dibuat lebar, sudah banyak tempat parkir sepeda, dan kendaraan bermotor di beberapa ruas jalan diberlakukan peraturan untuk mengurangi kecepatan demi keselamatan para pesepeda.


 7. Tokyo, Jepang

Anda tak salah baca, Tokyo masuk dalam daftar 8 kota yang paling nyaman untuk bersepeda. Padahal kalau dipikir-pikir, kota ini selalu padat dipenuhi pejalan kaki.

Fakta berbicara lain, ternyata 14 % penduduk di Tokyo dari total 13 juta penduduknya menggunakan sepeda sebagai kendaraan sehari-hari. Penduduk Tokyo lebih memilih naik sepeda untuk berpergian ke tempat-tempat yang dekat, daripada naik mobil. Satu hal yang jadi alasan mereka gemar naik sepeda adalah karena biaya parkir mobil sangat mahal di sana.

Meski begitu, ada satu PR untuk pemerintah Tokyo untuk mengatur para pesepeda di sana. Masih banyak para pesepeda di sana yang naik ke jalur trotoar atau pedestarian.


 8. Bogota, Kolombia

Bogota di Kolombia mewakili kawasan Amerika Latin sebagai kota paling nyaman untuk bersepeda. Sebanyak 5 % dari 9 juta penduduk di kota tersebut memilih berpergian naik sepeda. Hal ini disebabkan karena jalanan sudah begitu padat oleh mobil.

Apalagi sejak tahun 1998, mantan walikota Bogota, Enrique Penalosa sudah membuat 200 km jalur sepeda. Hal itu makin membuat turis nyaman untuk berpergian naik sepeda.

Hari yang tepat bagi turis untuk naik sepeda adalah tiap hari Minggu. Ketika itulah diadakan Ciclovia atau mungkin seperti Car Free Day di Jakarta, yang mana 112 km jalanan ditutup untuk kendaraan bermotor dan hanya khusus pejalan kaki dan pesepeda.


Sumber: Detik